Thursday, December 25, 2008

Forum untuk yang terlilit hutang

http://www.wisatahati.com/modules.php?name=Forums&file=viewtopic&t=359&highlight=

PostPosted: Wed Dec 26, 2007 3:19 pm Reply with quote Back to top

Ass. Wr Wb.


Saya mau nanya adakah yg bisa bantu saya, doa apa yang bisa membnatu melepaskan saya dari lilitan hutang yang termat banyak, kadang saya sudah putus asa tapi saya selalu sholat tahajud, dhuha dan dzikir agar hati saya tenang, karena saya yakin Allah pasti akan berikan jalan keluar.

Saya juga mencoba bersedekah karena saya pernah baca Sedekah dapat melepaskan kita dari lilitan hutang say ajuga sudah meminta ampun sama Allah kalau selama ini saya banyak kesalahan dan dosa

Terima kasih atas bantuannya.
Wassalam.
Indar

Disini ada jawabannya ...

Ketika Diri Terlilit Hutang

Dari :
http://www.kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=97

Bismillahir rahmanir rahiem

Anakku,

Kamu telah datang dan menceritakan tentang keadaanmu. Kamu jatuh bangkrut atas usaha yang telah kamu bina selama ini. Kamu berbicara se-akan2 kamu tidak percaya dengan keadaanmu sendiri. Demikian banyak orang yang mendatangimu dan kamu tak punya sesuatu apapun untuk membayar tagihan mereka. Demikian banyaknya hutang yang harus kamu tanggung sehingga kamu se-olah2 merasa bahwa kamulah orang yang paling menderita di dunia saat ini.

Tenang saja nak. Adakalanya memang demikianlah perjalanan hidup anak manusia. Dengan cara demikian, sebenarnya Allah, Tuhanmu, berkehendak memasukkanmu ke dalam golongan mereka yang sabar. Memang benar, ada banyak cara yang Dia miliki untuk menunjukkan kasih sayang-Nya kepada hamba yang disukai-Nya, akan tetapi cara inilah yang kiranya Dia pilih khusus buatmu. Dibuat-Nya keadaan yang menjadikanmu 'dipaksa' untuk belajar menahan atas segala keinginanmu. Belajar untuk menahan marah atas amarah orang lain.

Ketika kamu berada dalam keadaan seperti ini, tentu kamu menyadari betapa lemah dan rendahnya kedudukanmu. Bila hidup ini diumpamakan sebagai putaran roda, tentu kamu berada pada posisi terbawah. Semua orang yang datang kepadamu telah menempatkan diri mereka di atasmu. Seakan mereka mempunyai hak untuk marah atau menghujatmu karena kelalaianmu. Meskipun posisimu layak untuk dikasihi, tidak ada salahnya kamu mengasihi mereka yang marah kepadamu. Ketahuilah, mereka tak akan berbuat seperti itu seandainya mereka memahami arti pentingnya menangguhkan waktu pembayaran hutang.

Sebenarnya sama saja bagi Allah terhadap mereka yang di atas atau yang di bawah. Bagi keduanya ada banyak kesempatan untuk meraih kebaikan di sisi-Nya. Barang siapa yang memberi jangka waktu kepada si peminjam agar ada kemudahan untuk membayar hutangnya, maka Allah swt. akan memberi jangka waktu yang cukup baginya untuk bertaubat sebelum matinya, bahkan Dia akan memberi ganjaran sedekah setiap hari sejumlah harta yang dipinjamkannya sampai yang berhutang mengembalikannya.

Bila seseorang dalam keadaan sempit untuk membayar hutang, maka niat dan kesungguhan dalam hati untuk membayarnya akan menjadi asbab bagi turunnya bantuan Allah dan kemudahan dari-Nya bagi melunasi hutang-hutangnya.

Umpama saja hutangmu sebesar gunung dan kamu menyangka berat benar untuk melunasinya, tetap saja penting buatmu untuk berniat membayarnya. Karena barang siapa yang tidak punya niat untuk membayar hutang, Allah swt. akan menuntutnya sebagai pencuri, bahkan pahala kebaikannya akan dialihkan kepada yang memberi hutang dan jika masih belum terpenuhi, maka bersiaplah menanggung dosa-dosa orang tersebut.

Bila kamu memiliki kemampuan minimal untuk membayarnya, segerakan saja pembayaran yang dapat kamu lakukan, karena termasuk sebaik-baik manusia adalah mereka yang mudah mengembalikan hutang. Dan barang siapa yang menunda-nunda pembayaran hutang padahal ia mampu untuk melakukannya, maka akan bertambahlah satu dosa baginya setiap hari sampai dia melunasinya.

Anakku, bila saat ini kamu dililit hutang sedemikian rupa dan kamu belum mampu melunasinya, bacalah sebanyak-banyaknya ayat di bawah ini,

Katakanlah, "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS 3:26)

Dan berikut ini adalah doa pelengkap yang seharusnya kamu sering memanjatkan kepada-Nya agar kamu mudah membayar hutang,

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan apa saja yang Engkau halalkan dari melakukan apa saja yang Engkau haramkan. Juga kayakanlah aku dengan keutamaan-Mu dari siapa saja selain-Mu."

Atau doa yang berikut,

"Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan gundah gulana. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan ketakutan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari beban hutang dan tekanan manusia."

Maka apabila kamu memohon kepada Allah, iringilah doamu dengan sangka baik kepada-Nya bahwa Dia pasti memberimu jalan keluar dari lilitan hutang ini. Juga perlu diingat, hendaknya kamu tidak terburu nafsu dalam upaya melunasi hutang2-mu. Meskipun salah satu sifat manusia adalah ter-gesa2, berusahalah bersikap santai dengan tetap menguatkan niat untuk melunasinya sembari menjaga tawajuh pada-Nya. Sungguh, Dia akan membantumu akan tetapi tidak dengan jangka waktu yang kamu maui. Dia akan membantumu dengan batasan waktu yang ditentukan-Nya sendiri. Subhanallah.


Subhan ibn Abdullah
Pattaya, Thailand

Kisah Sukses Tiga Ibu

Dari sekadar iseng untuk mencari kegiatan di sela-sela menunggui anak di sekolah, tiga muda ini kini menangguk sukses dari bisnis aplikasi dan bordir.

Ketiga ibu muda, Dinar Esfandiary (34), Rani Silmy (34) dan Ira Karmawan (35) memulai bisnis awal tahun 2004, saat bertemu di pengajian yang diadakan TK di mana anak-anak mereka bersekolah bersama.

Karena ingin persahabatan mereka bermanfaat dan menghasilkan uang, maka diputuskan untuk berbisnis kecil-kecilan. "Akhirnya, kami memilih berbisnis beddings. Dari seprai, bed cover, pokoknya segala pelengkap untuk kamar tidur anak."

Ketiganya pun mengusung nama Simply Idea (SI) untuk bisnis mereka dengan ciri khas aplikasi dan bordir berbahan utama kain katun.

PENJUAL KELILING
"Modal awal kami cuma Rp 5 juta yang langsung habis buat beli bahan," kata Dinar. Awalnya, mereka menjual produk ke teman-teman dan saudara. "Door to door, lho." Ternyata, usaha mereka tak sia-sia. Banyak teman atau kerabat yang suka dengan produk mereka.

Setelah itu, mereka pun patungan lagi menambah modal hingga Rp 50 juta. "Itu pun langsung habis untuk mengisi workshop, beli mesin obras, mesin jahit, merekrut pegawai, dan beli kain berbal-bal. Kami juga sudah mulai menerima pesanan."

JATUH BANGUN
Mereka pun mulai berpikir untuk memasukkan hasil produksinya ke Department Store. Jalan yang ditempuh tidak mudah. Awalnya mereka hanya diizinkan ikut berjualan ketika ada event big sale. "Kalau selama tiga kali big sale barang diminati pembeli, kami bisa masuk masa percobaan selama setahun. Selama masa percobaan, omset kami harus memenuhi target. Jika tidak, terpaksa kami ditendang," terang Dinar.

Setahun berlalu, ternyata target berhasil dilampaui. "Sekarang kami punya 2 outlet di 2 mal besar dengan 6 karyawan. Prosesnya jatuh bangun juga, enggak selamanya omset tinggi."

"Sekarang, SI juga merambah ke party goody bags, mendekor dan mengisi kamar anak serta menyiapkan kamar bayi, lengkap dengan boks bayi, baby towel, gorden, semuanya satu tema."

Selama tiga tahun, ketiganya mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga di bidang bisnis. "Untuk bisa survive, harus ada tiga hal, yaitu kualitas, inovasi, dan servis," kata Dinar.

Kini, Dinar, Ira, dan Rani sudah bisa menikmati kesuksesan tanpa menelantarkan anak-anak.
Hasto Prianggoro

Kisah Sukses Mantan Seorang Petugas Keamanan

Kisah ini aku baca ketika hatiku sedang gundah, aku butuh nasehat dan semangat..Mr.Google telah menuntunku kesini ....

Kisah Sukses Mantan Seorang Petugas Keamanan

Fauzi Saleh, contoh seorang pengusaha sukses sekaligus dermawan. Ini berkat kompak dengan karyawannya. Derai tawa dan langgam bicaranya khas betawi. Itulah gaya H. Fauzi Saleh dalam meladeni tamunya.

Pengusaha perumahan mewah Pesona Depok dan Pesona Khayangan yang hanya lulusan SMP tersebut memang lahir dan dibesarkan di kawasan Tanah Abang, Jakarta. Setamat dari SMP pada tahun 1966, beliau telah merasakan kerasnya kehidupan di ibukota.

Saat itu Fauzi terpaksa bekerja sebagai pencuci mobil di sebuah bengkel dengan gaji Rp 700 per minggu. Bahkan delapan tahun silam, dia masih dikenal sebagai penjaga gudang di sebuah perusahaan. Tapi, kehidupan ibarat roda yang berputar.
>
Sekarang posisi ayah 6 anak yang berusia 45 tahun ini sedang berada diatas. Pada hari ulang tahunnya itu, pria bertubuh kecil ini memberikan 50 unit mobil kepada 50 dari sekitar 100 karyawan tetapnya. Selain itu para karyawan tetap dan sekitar 2.000 buruh mendapat bonus sebulan gaji. Total Dalam setahun, karyawan dan buruhnya mendapat 22 kali gaji sebagai tambahan, 3 bulan gaji saat Idul Fitri, 2 bulan gaji saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Haji, dan 1 bulan gaji saat 17 Agustus, tahun baru dan hari ulang tahun Fauzi. Selain itu, setiap karyawan dan buruh mendapat Rp 5.000 saat selesai shalat Jumat dari masjid miliknya di kompleks perumahan Pesona Depok.

Sikap dermawan ini tampaknya tak lepas dari pandangan Fauzi, yang menilai orang-orang yang bekerja padanya sebagai kekasih. “Karena mereka bekerjalah saya mendapat rezeki.”, katanya. Manajemen kasih sayang yang diterapkan Fauzi ternyata ampuh untuk
memajukan perusahaan. Seluruh karyawan bekerja bahu-membahu. “Mereka seperti bekerja di perusahaan sendiri.” Katanya.

Prinsip manajemen “Bismillah” itu telah dilakukan ketika mulai berusaha pada tahun 1989 silam, yaitu setelah dia berhenti bekerja sebagai petugas keamanan. Berbekal uang simpanan dari hasil ngobyek sebagai tukang taman,sebesar 30 juta, beliau kemudian membeli tanah 6 x 15 meter sekaligus membangun rumah di jalan jatipadang, jakarta selatan.

Untuk menyiapkan rumah itu secara utuh diperlukan tambahan dana sebesar 10 juta. Meski demikian, Fauzi tidak berputus asa. Setiap malam jumat, Fauzi dan pekerjanya sebanyak 12 orang, selalu melakukan wirid Yasiin, zikir dan memanjatkan doa agar usaha yang sedang mereka rintis bisa berhasil. Mungkin karena usaha itu dimulai dengan sikap pasrah, rumah itupun siap juga. Nasib baik memihak Fauzi. Rumah yang beliau bangun itu laku Rp 51 juta. Uang hasil penjualan itu selanjutnya digunakan untuk membeli tanah,
membangun rumah, dan menjual kembali. Begitu seterusnya, hingga pada 1992 usaha Fauzi membesar. Tahun itu, lewat PT. Pedoman Tata Bangun yang beliau dirikan, Fauzi mulai membangun 470 unit rumah mewah Pesona Depok 1 dan dilanjutkan dengan 360 unit rumah pesona Depok 2. Selanjutnya dibangun pula Pesona Khayangan yang juga di Depok. Kini telah dibangun Pesona Khayangan 1 sebanyak 500 unit rumah dan pesona khayangan 2 sebanyak 1100 unit rumah. Sedangkan pesona khayangan 3 dan 4 masih dalam tahap pematangan tanah.

Harga rumah group pesona milik Fauzi tersebut antara 200 juta hingga 600 juta per unit. Yang menarik tradisi pengajian setiap malam jumat yang dilakukannya sejak awal, tidak ditinggalkan. Sekali dalam sebulan, dia menggelar pengajian akbar yang disebut dengan pesona dzikir yang dihadiri seluruh buruh, keluarga dan kerabat di komplek pesona khayangan pertengahan september lalu, ada sekitar 4.000 orang yang hadir. Setiap orang yang hadir mendapatkan sarung dan 3 stel gamis untuk shalat. Setelah itu, ketika
beranjak pulang, setiap orang tanpa kecuali, diberi nasi kotak dan uang Rp 10.000. tidak mengherankan, suasana berlangsung sangat akrab. Mereka saling bersalaman dan berpelukan. Tidak ada perbedaan antara bawahan dan atasan. Menurut Fauzi, beliau sendiri tidak pernah membayangkan akan menjadi seperti ini.

“Ini semua dari Alloh. Saya tidak ada apa2nya.” Kata pria yang sehari-hari berpenampilan sederhana ini. Karena menyadari bahwa semua harta itu pemberian Alloh, Fauzi tidak lupa mengembalikannya dalam bentuk infak dan shadaqoh kepada yang membutuhkan. Tercatat, beberapa masjid telah dia bangun dan sejumlah kaum dhuafa dan janda telah disantuninya. Usaha yang dijalankannya tersebut, menurut Fauzi ibarat menanam padi. “Dengan bertanam padi, rumput dan ilalang akan tumbuh. Ini berbeda kalau kita bertanam rumput, padi tidak akan tumbuh”. Kata Fauzi.

Artinya, Fauzi tidak menginginkan hasil usaha untuk dirinya sendiri. “Saya hanya mengambil, sekedarnya, selebihnya digunakan untuk kesejahteraan karyawan dan sosial.” Katanya.

Sekitar 60 % keuntungan digunakan untuk kegiatan sosial, sedangkan selebihnya dipakai sebagai modal usaha. Sejak empat tahun lalu, ada Rp 70 milyar yang digunakan untuk kegiatan sosial.

“Jadi, keuntungan perusahaan ini adalah nol.” Kata Fauzi. ” Jika setiap bangun pagi , kita bisa mensyukuri dengan tulus apa yang
telah kita miliki hari ini, niscaya sepanjang hari kita bisa menikmati hidup ini dengan bahagia”


http://arifperdana.wordpress.com/2007/10/28/kisah-sukses-mantan-seorang-petugas-keamanan/

Nasehat untuk yang terlilit hutang

http://successreference.com/what+is+my+future/terlilit+hutang.mtsrw?page=7

Keadaan yang terlilit hutang mungkin pasti dialami banyak orang. Kucoba untuk membaca di internet, aku tanya Mr. Google, ku ketik terlilit hutang, apa jawabnya ......

Terlilit Hutang

Salam super Pak Mario Teguh,
Umur saya 30 tahun dengan 2 anak balita. Entah karena konsumtif atau memang jalan hidup saya, saya terlilit hutang. Sekarang ini baru 1 bulan bekerja di perusahaan trading. Setelah hampir 1 tahun hidup seperti mati sengsara. Kadang semangat tinggi kadang hopeless. Masih bisakah saya lunasi hutang-hutang saya, dan memberikan nafkah dan kebahagiaan kepada keluarga saya?
Terimakasih atas jawabannya.

Aryo
, Depok


Terus ku baca jawabnya ....

Mario Teguh menjawab:

Pak Aryo yang baik, saya bisa memahami masalah Anda.

Perhatikanlah masalah Anda, dan bukan penderitaan yang Anda rasakan karena masalah itu.

Sebagian besar orang menghabiskan tenaga untuk merasakan dan mempermasalahkan penderitaan yang datang dari sebuah masalah, tetapi tidak melakukan sesuatu terhadap sikap dan perilaku yang menyebabkan timbulnya masalah itu.

Maka anjurannya kepada Anda adalah untuk menatap masalah Anda – lekat-lekat di matanya, lalu mengenali wajahnya, lalu mengetahui jalan-jalan masuk yang digunakannya, dan kemudian memberinya nama. Itu penting, karena hanya masalah yang mempunyai nama yang jelas – yang jelas penyelesaiannya.

Pak Aryo yang baik, sesungguhnya, kehidupan kita dibentuk oleh masalah-masalah kita. Dengannya, hanya orang lemah yang mengharapkan kehidupan tanpa masalah.

Jangan pernah menunggu nasib, buatlah nasib Anda sendiri.

Janganlah mendengarkan nyanyian mereka yang mencampur adukkan antara nasib dan buruknya pengelolaan hidup. Tenangkan-lah diri Anda dengan kesadaran bahwa nasib baik adalah hak bagi mereka yang mengelola hidupnya dengan baik.

Begitu dulu ya, Pak Aryo. Stay Super!


Salam Super,
Mario Teguh

Sangat menyejukkan, hati. .................

Sekapur Sirih

Aku berupaya untuk belajar dari kesuksesan orang-orang lain, aku berharap bisa lepas dari lilitan hutang, gimana ya untuk sukses. Ajari aku untuk bisa sukses, please !!!!

Saat ini aku tidak ingin kaya, aku hanya ini lepas dari hutang, bisa memberikan bantuan ke saudara yang menderita, ataupun berbagi kesenangan .......

Wah apakah itu mungkin ????